Ini adalah Karya Fajar Juliantono Mahasiswa PTI 2018 sebagai Pemenang Juara 1 dalam lomba menulis Essay FORMATIF.

Pendahuluan

Pemerintah Provinsi Lampung mengeluarkan surat edaran tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar

Mengajar dan Penilaian Akhir Semester pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung nomor

420/161Y N. Pada tanggal 20 Mei 2020 ditujukan kepada bupati/walikota dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, atasnama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Surat tentang penilaian akhir siswa merujuk pada (1) Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3 tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan; (2) Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19; (3) Surat Gubernur Lampung Nomor : 420/1010/V.01/2020 tanggal 15 April 2020 perihal Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar bagi peserta didik pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung; (4) Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Nomor: 800/1033,a/V.01/DP.1C/2019 tanggal 21 April 2019 tentang Kalender Pendidikan dan Jumlah Jam Belajar Efektif pada TK/TKLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB dan SMK Tahun Pelajaran 2019/2020.

Melalui pembelajaran daring siswa dapat belajar seperti biasanya dan tidak akan ketinggalan materi pembelajaran, serta waktu yang lebih fleksibel.  Namun pembelajaran daring ini tidak sepenuhnya disambut baik oleh para siswa, karena ada sebagian siswa yang menganggap pembelajaran daring ini lebih menyulitkan dibandingkan dengan pembelajaran biasa, belum lagi kuota internet harus tersedia dan ini adalah kesulitan terbesar yang dialami siswa, kendala pada jaringan, ketersediaan perangkat pembelajaran seperti  laptop, tingkat pemahaman materi yang dirasa lebih baik jika melakukan kuliah tatap muka, dan juga tidak semua guru dan siswa siap mengoperasikan sistem pembelajaran daring dengan cepat, termasuk juga mempersiapkan bahan materi secara digital. 

Dengan ini para guru diminta lebih kreatif dan mencari sebuah metode pembelajaran yang efektif sekaligus mengundang para siswa untuk aktif dalam belajar jarak jauh atau daring ini. Nah salah satu ide Saya pada essay ini dalah menciptakan sebuah trobosan yang lebih ramah kouta, fleksibel dan jika di terapkan akan membantu para siswa belajar sesuai kebutuhannya. Dan ide ini adalah “MEMBUAT PPT MEJADI APLIKASI MATA PELAJARAN BERBASIS ANDROID TANPA CODING DALAM MEMBANTU PENYAMPAIAN MATERI

SEKOLAH SECARA DARING“. Aplikasi sederhana ini akan kita ubah sebagai alat bantu mengajar para guru yag bisa di share lewat WA,Bluetooth ataupun share it.

Pembahasan

Merasakan proses daring dari sudut seorang Mahasiswa, tentu Saya pribadi sangat merasakan dampak dari proses daring yang cukup memakan banyak waktu da juga banyak ke kurang efektifan. Telebih pada pembelajaran daring di SD, SMP ataupun SMA. Yang mana bayak dari siswa SD yang tentunya sangat membutuhkan modal cukup besar bagi orang tuanya semasa daring. Dengan pembuatan aplikasi ini Saya berharap dapat membantu mengatasi sedikit baiknya proses pembelajaran dan berikut adalah penjelasaannya mulai dari pengertian aplikasi, cara membuat serta keunggulan-keunggulan dan kekurangan.

Microsoft power point adalah program andalan Microsoft yang ditujukan untuk membantu pengguna mempresentasikan sebuah karya, hasil atau pun dokumen terkait. Dilansir dari laman Techopedia, MS PowerPoint adlaah salah satu program milik Microsoft yang menggabungkan fungsi dari Word, Excel dan program milik Microsoft Office lainnya. Tidak heran jika pengguna dapat memasukkan beragam tipe dokumen di dalamnya. Berbeda dari Word yang menggunakan halaman atau Excel yang terkenal akan spreadsheet-nya, MS PowerPoint menggunakan slide untuk menampilkan data yang Anda masukkan. Uniknya lagi, terdapat beberapa template slide yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya.

File power point yang biasa kita gunakan untuk presentasi dapat pula kita kembangkan menjadi sebuah aplikasi android yang di ciptakan tanpa coding, yang mana disini dapat digunakan dalam membantu para pendidik mengatasi masalah pembelajaran daring di sekolah. Mengubah PPT menjadi aplikasi berbasis android tanpa coding melibatkan beberapa aplikasi pendukung seperti : Java Runtime Environment (JRE), makeapk.zip, GenApkShell2.exe, WTPPTConverter.

Berikut Saya akan menjelaskan cara pembuatannya : langkah pertama, siapkan bahan ajar dan ubahlah kedalam PPT dengan ketentuan ukuran file seperti layar handphone 16:9. Kemudian masukan materi ajar dan design bahan ajar sekreatif mungkin dan boleh ditambahkan tomboltombol utama dan tombol bantu lainnya, setelah itu pastikan slide maksimal 30 dan silahkan review tombol-tombol PPT sebelum di save. Langkah kedua, setelah file PPT di save kemudian buka aplikasi WTPPT dan disesaikan ketentuan penulisannya kemudian file tadi akan terConverter yang tersimpan sesuai dengan tempat file pertama. Langkah ketiga, yaitu dengan membuka aplikasi GenApkShell2.exe dengan ketentuan penulisan seperti :

  1. Package Name: Isikan dengan nama aplikasi android yang akan dibuat
  2. App Name: Isikan dengan nama aplikasi yang akan tampil pada hp android
  3. Wtppt Embedded : Klik Browse untuk memilih file wtppt yang sudah ada sebelumnya
  4. Icon (optional): Klik Browse untuk memilih gambar berukuran 128×128 yang akan menjadi icon aplikasi.
  5. Setelah itu klik tombol Generate apk dan tunggu sampai coding selesai

Langkah selanjutnya yakni memindahkan APK yang sudah selesai proses tersebut ke handphone dan menginstalnya, langkah terakhir yakni mengecek aplikasi android yang sudah terinstal, apakah sudah sesuai dan aplikasi siap di pakai.

Kelebihan dari aplikasi ini yaitu lebih praktis ketika materi di konsep secara kreatif dan siswa dapat memahami tiap sub materi kaena sudah di design dengan tombol-tombol utama, kemudian pendidik dapat menambahkan fitur soal yang dapat di isi suara ketika memilih pilihan ganda salah. Aplikasi ini dapat di bagi secara manual maupun seperti lewat Bluetooth, share it maupun tidak manual seperti google drive dan whatsapp. Kondisi ini para guru bisa dengan terbuka mengkordinir tugas ataupun diskusi saat jadwal mata pelajaran tersebut mulai. Para siswa dapat membuka dan belajar menggunakan aplikasi tidak hanya saat waktu pelajaran akan tetapi dengan aplikasi ini akan lebih praktis dan dapat di bawa kemanapun dengan handphone. Pendidik atau guru dapat membuat jadwal siswa dalam menjawab soal-soal yang tersedia dan mengumpulkan tugas kolektif di whatsapp atau di aplikasi pendukung lainnya.

Kekurangan dari aplikasi ini adalah proses pembuatannya yang panjang dan design srta konsep yang di perlukan untuk menarik minat peserta didik dalam membaca materi. Aplikasi pendukung seperti Java Runtime Environment (JRE), makeapk.zip, GenApkShell2.exe, WTPPTConverter beberapa tidak terang-terangan bisa langsung di download karena memang penggunaanya ada beberapa pAanduan pemakaian dan tidak sembarangan bisa download. Kekurangan lainnya penapilan slide terbatas karena jika menggunakan design bukan aseli dari fitur design PPT biasanya akan memicu loading terlalu lama jadi sangat di sarankan untuk memilih design yang ada pada PPT. dan terakhir kekurangannya yaitu hanya bisa di akses di android.

Sedemikian itu yang dapat Saya paparkan pada essay kali ini, Saya harap ide ini dapat mendukung pembelajaran daring yang memiliki dampak positif da semangat belajar pada setiap siswa. Dan sayapun berharap para pendidik tetap semangat dalam upaya-upaya menunjang pembelajaran daring kedepannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *